Home » Umum » Berbekal Inovasi Asap Cair Mahasiswa Unair Raih Emas di PIMNAS 2017

Berbekal Inovasi Asap Cair Mahasiswa Unair Raih Emas di PIMNAS 2017

Feb
05
2018
by : admin . Posted in : Umum

Berbekal Inovasi Asap Cair Mahasiswa Unair Raih Emas di PIMNAS 2017

 

Salah satu tim Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) dari Universitas Airlangga Surabaya mendapatkan prestasi yang membanggakan. Berbekal Inovasi Asap Cair Mahasiswa Unair Raih Emas di PIMNAS 2017  tersebut. Sekaligus mengantarkan Universitas Airlangga menjadi peringkat 4 dari 89 perguruan tinggi yang ikut PIMNAS tahun 2017 ini. Total perolehan medali Tim Universitas Airlangga: 2 Emas, 5 Perak dan 1 Perunggu. Tim PIMNAS Universitas Airlangga masih harus mengakui keunggulan Universitas Brawijaya (1), Universitas Gajah Mada (2) dan ITS (3). Pengumuman peringkat tersebut disampaikan pada saat penutupan PIMNAS ke-30 Tahun 2017  pada sabtu (26/8) di Universitas Muslim Indonesia (UMI)  Makasar.  Penutupan Pimnas ke 30 Makasar dilakukan oleh Direktur Kemenristekdikti Prof. Dr. Didin Wahidin.

Tim Bilqis adalah salah satu dari 11 tim yang diberangkatkan oleh Universitas Airlangga Surabaya untuk mengikuti kegiatan PIMNAS. Tim Bilqis ini yang dikomandani Ika Zulkafika asal Gresik ini tidak disangka-sangka menyabet medali emas Juara Presentasi PKM-M3. Tim Bilqis masuk kelompok presentasi PKM-M3 yang mengusung pemanfaatan dan penanggulangan limbah. Tim Bilqis secara mengejutkan menjadi juara 1 dari 20 tim dalam 1 bidang penanggulang limbah tersebut. tidak salah jika dikatakan Berbekal Inovasi Asap Cair Mahasiswa Unair Raih Emas di PIMNAS 2017. Suatu prestasi yang membanggakan bagi tim dan bagi Universitas Airlangga Surabaya, karena walaupun dalam tim kecil (11 tim) bisa masuk peringkat 4. Seperti diketahui bersama bahwa peserta PIMNAS ini diikuti sekitar 420 tim dari 89 perguruan tinggi se Indonesia.

Dalam PKM nya Tim Bilqis atau disingkat Bio Liquid Smoke ini sudah melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat sekitar 3 bulan lalu di Dusun Ngareng, Desa Jatimulyo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Dalam kegiatannya mengangkat tema penanggulangan limbah kulit siwalan yang ada di daerah tersebut, yang kemudian dijadikan asap cair. Menurut beberapa literatur memang asap cair mengandung senyawa antimikroba sehingga dapat digunakan sebagai pengawet makanan maupun sebagai pestisida nabati.

 

Mendukung kegiatan PKM-nya tim Bilqis mengadakan pelatihan kewirausahaan pembuatan asap cair dari limbah kulit siwalan pada 14 mei 2017. Sebagai pemateri Bapak Kartono dari Lamongan yang sudah melakukan usaha pembuatan asam cair dari tempurung kelapa, yang kebetulan juga merupakan penyuluh pertanian di UPT Dinas Pertanian Kalitengah Lamongan, yang juga pernah menjadi juara 2 Karya Tulis Ilmiah Bidang Pertanian yang juga mengususng tentang inovasi asap cair untuk pestisida. Karena prestasi yang diraih sebagai juara 1 dan mendapatkan mendali emas Ika Zulkafika dan tim menyampaikan ucapan terima kasih atas bimbingan dan bantuannya daria berbagai fihak.

 

 

Leave a Reply

Kartono Net
Sugihwaras - Kalitengah - Lamongan Jawa Timur (62255)
Phone 082131369461
Copyright © 2016