Home » Pertanian » Manfaat Arang Aktif untuk Pertanian

Manfaat Arang Aktif untuk Pertanian

Jun
08
2016
by : admin . Posted in : Pertanian

Manfaat Arang Aktif untuk Pertanian

Nama arang tentu sudah tidak asing lagi bagi kita, ya arang kayu atau arang tempurung kelapa biasanya digunakan untuk membakar sate atau ikan. Arang merupakan salah satu bahan bakar alternative yang masih digunakan dari zaman nenek moyang kita sampai sekarang ini. Ternyata arang mempunyai fungsi lain diantaranya sebagai media pembuatan alat penyaring air dan bisa digunakan untuk menurunkan residu pestisida dalam tanah pertanian kita. Tetapi untuk menjadi arang aktif diperlukan proses aktivasi terlebih dahulu dengan menggunakan suhu 900oC.

arang aktif

Arang aktif ini merupakan suatu bahan yang dihasilkan dari proses pembuatan arang (pyrolysis) pada suhu sekitar 100-200oC. Arang aktif merupakan salah satu bahan ameliorant yaitu bahan yang dapat digunakan untuk menurunkan residu yang diakibatkan pemakaian pestisida dalam tanah. Adapun manfaat lain dari arang aktif adalah:

  • Dapat menyerap bau.
  • Dapat menetralisir racun dalam tubuh: dalam bentuk tablet dapat menetralisir racun dalam tubuh penyebab diare.
  • Dapat menyerap resiidu pestisida dan logam berat seperti Pb, Fe, dll.
  • Dapat digunakan sebagai filter air irigasi pertanian dan juga air bersih untuk kebutuhan rumah tangga maupun industry.

Bahan yang digunakan untuk membuat arang aktif berasal dari limbah pertanian  yang sangat melimpah di berbagai wilayah di Indonesia. Limbah tersebut sangatlah mudah kita dapatkan dengan harga relative murah bahkan bisa kita dapatkan secara cuma-cuma atau gratis. Limbah pertanian yang berpotensi digunakan sebagai arang aktif adalah tempurung kelapa, sekam padi, bonggol jagung dan TKKS (Tandan kosong kelapa sawit). Dari berbagai bahan tersebut yang paling baik digunakan adalah arang aktif dari tempurung kelapa, karena memiliki daya serap iod yang tingi

Pembuatan arang aktif dilakukan dengan cara pembakaran bahan/limbah pertanian dengan system pyrolysis yaitu proses peruraian bahan dengan bantuan panas tinggi sekitar 100-200oC tanpa adanya oksigen atau dengan jumlah oksigen yang terbatas. Setelah menjadi arang kemudian dilakukan aktivasi pada suhu 900oC. Proses aktivasi inilah yang biasanya menjadi kendala dalam pembuatan arang aktif, karena memerlukan alat aktivasi khusus dengan harga yang tidak murah.

Dalam proses pembuatan arang ini menghasilkan limbah asap yang bisa dimanfaatkan menjadi asap cair yang digunakan untuk biopestisida dan pengawet pada makanan. Maka peralatan didesain sedemikian rupa untuk menghasilkan arang dan asap cair.

Cara Sederhana Pembuatan Arang Aktif

  • Bahan baku berupa limbah pertanian disiapkan
  • Bahan kemudian dipotong/ dikecilkan ukurannya
  • Bahan dimasukkan dalam tungku pembakaran yang kemudian ditutup dengan rapat. (suhu yang digunakan sekitar 100-200oC).
  • Setelah menjadi arang kemudian diaktivasi dengan suhu 900oC selama kurang lebih 3 jam dengan menggunakan peralatan khusus.

Menurut penelitian Arang aktif yang sudah diaktivasi dapat digunakan untuk melapisi pupuk urea. Tujuannya agar proses penguraian urea menjadi lambat (slow release). Arang aktif ini mempunyai daya serap iod tertinggi sebesar 901,1 (mg/g). proses pelapisan urea dengan arang aktif dilakukan dengan alat pembuatan pupuk granule.

Rangkaian proses pembuatan arang aktif ini merupakan proses yang mempunyai banyak keuntungan jika bisa dilaksanakan yaitu bisa membantu pemerintah dalam mengatasi limbah pertanian dan sampah yang selama ini menjadi masalah social yang meresahkan, sebagai penyedia energy alternative yang bisa diperbarui, menghasilkan bahan yang mampu menyerap racun dan mengurangi reesidu pestisida, aman bagi lingkungan hidup.

 

Leave a Reply

Kartono Net
Sugihwaras - Kalitengah - Lamongan Jawa Timur (62255)
Phone 082131369461
Copyright © 2016